Jumat, 24 April 2020
Bambang Tri Cahyono
bambangcahyono@gmail.com
Kartu Prakerja telah diluncurkan oleh Presiden Jokowi melalui Menko Perekonomian bekerjasama dengan delapan platform digital yang kesemuanya adalah unicorn negeri ini.
Kini muncul pertanyaan, apakah Kartu Prakerja merupakan strategi yang jitu untuk mencetak sumberdaya manusia yang kompeten dan profesional di tengah bencana nasional covid 19?
Analisis strategi biasanya dimulai dari analisis SWOT. Dimana pada saat ini kondisi nyata di tanah air pada sisi eksternal adalah peluang lebih kecil dari ancaman untuk melaksanakan program pelatihan skilling, up skilling, dan re skilling.
Sedangkan pada kondisi internal, analisis posisi kelemahan tampaknya lebih besar daripada posisi kekuatan. Hal ini mengingat bahwa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tidak memungkinkan pekerja bekerja secara maksimal.
Dari kondisi bahwa kekuatan eksternal lemah dan kekuatan internal bagi terlaksananya kartu prakerja juga lemah, maka secara teoretis strategi yang paling cocok untuk situasi sekarang ini adalah melakukan strategi bertahan.
Selanjutnya apa yang harus dilakukan pada kondisi bertahan, dimana pemutusan hubungan kerja terjadi dimana-mana dan lulusan kartu prakerja boleh dikatakan akan kesulitan mencari pekerjaan. maka sebaiknya program kartu prakerja dibatalkan atau direalokasi saja.
Lantas bagaimana nasib dana APBN sebesar Rp 20T yang disiapkan untuk pelaksanaan kartu prakerja bagi 5,6 juta angkatan kerja? Menurut saya, sebaiknya dana sebesar itu dipakai untuk program kompensasi kerja. Jadi Program Prakerja diganti dengan Program Kompensasi Kerja.
Keuntungan dari perubahan program ini adalah bahwa kompensasi yang diberikan kepada para pekerja, terutama yang terkena dampak covid-19 adalah penuh tanpa dipotong biaya pelatihan.
Dengan demikian pelatihan prakerja untuk situasi darurat seperti sekarang ini adalah tidak efektif dan hanya menimbulkan lebih banyak masalah daripada membuahkan manfaat.
Apalagi jika diingat bahwa hampir seluruh pelaksana kartu pra kerja ini adalah lembaga pelatihan kerja dadakan yang tidak memiliki kompetensi berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia, seperti yang disyaratkan oleh Undang-undang Sislatkernas.
Bagi Presiden, maka langkah terbaik adalah melakukan strategi bertahan dalam pelaksanaan kartu prakerja dengan cara kompensasi pekerja, sehingga mereka bisa nyaman dan aman di rumah, tidak berkerumun, dan bisa menjaga jarak dengan kepastian mendapat kompensasi kerja.
Sementara itu dengan tetap mengambil pilihan kartu prakerja, maka sudah pasti pemerintah akan banyak menghadapi tuntutan kerja setelah peserta selesai melaksanakan pelatihan prakerja.
Oleh: Bambamg Tri Cahyono
bambangcahyono@gmail.com
Dengan semakin merebaknya coroma di segenap penjuru dunia, maka resesi ekonomi dunia akan menjadi sebuah keniscayaan. Ini berarti seluruh dunia sepakat untuk mengatakan bahwa mengatasi pandemi corona adalah lebih penting daripada megatasi resesi dunia.
Pada dua bulan pertama corona bergulir, Indonesia lebih memilih mengatasi masalah ekonomi daripada mewaspadai corona. Namun sejak ada tiga waranegara terpapar corona, maka kita lebih suka memihak corona dan membiarkan kemiskinan meningkat drastis.
Saya melihat di kalangan petinggi negeri ini juga ada dua faksi, antara faksi berpihak pada corona dan faksi berpihak pada ekonomi.
Contohnya Menko Kemaritiman dan Investasi yang menjadi Plt. Menteri Perhubungan, sesuai jabatannya tampaknya lebih suka ekonomi dan investasi jalan terus ditengah corona. Antara lain dengan membolehkan ojol membawa penumpang orang. Sementara protokol Covid-19 atau PSBB tidak membolehkannya.
Presiden Jokowi sendiri juga tampaknya mulai beralih dari memihak ke ekonomi menjadi berpihak ke coona. Alasannya, kesehatan lebih penting daripada isi perut. Padahal lebih banyak orang mati karena kemiskinan daripada karena corona.
Orang Indonesia mulai membayangkan bahwa kalau corona dibiarkan, maka akan banyak orang mati seperti di Amerika Serikat atau Eropa. Padahal mustahil hal itu terjadi, karena orang tua di Indonesia memiliki ketahanan tubuh yang lebih baik daripada di kedua negara tersebut.
Padahal kalau pemerintah tetap berprinsip pada ekonomi jalan terus ditengah wabah corona, maka nasib dan derita rakyat tidak akan seburuk seperti sekarang ini.
Tapi karena pemerintah lebih suka mengutamakan untuk memutus mata rantai penyebaran corona daipada memutus penyebaran mata rantai ekonomi, maka beginilah jadinya. Produksi nasional anjlok, pendapatan masyarakat turun drastis, pengeluaran nasional bertumbuh negatif.
Seharusnya, sebagai negara besar kita tidak perlu mengekor apa yang dilakukan negara lain. Kita memiliki budaya gotong royong untuk melawan corona dengan tetap membolehkan perekonomian jalan terus.
Tapi ya sudahlah, keputusan sudah diambil. Produksi harus dari rumah. Konsumsi harus tetap di rumah. Pendidikan juga tidak boleh di sekolah. Bahkan beribadah juga harus di rumah asja.
Dan para ulama mulai menghibur diri, dengan mengatakan bahwa ada rasa surga di dalam rumah. Para pemimpin negeri mulai mengangkat derajat orang yang di rumah sebagai pahlawan nasional.
Apa boleh buat, kejahatan karena bertahan hidup mulai meraja lela. Kebangkrutan pengusaha kecil, menengah dan besar tampak jelas di depan mata. Tapi maaf saat ini mereka bukanlah prioritas.
MARI PERANGI CORONA TANPA BERTEMPUR!
CORONA BUATAN TUHAN ATAU SETAN?
Oleh: BambangTri Cahyono
bambangcahyono@gmail.com
Menurut saya virus corona adalah bikinan setan dan bukan bikinan Tuhan. Karena Tuhan adalah maha pengasih dan maha penyayang, sedangkan setan adalah sebaliknya.
Dibawah ini adalah puisi saya:
melihat
setan melihat manusia bumi
hidup sejahtera aman makmur
tapi ada satu kekurangan
tidak ada keadilan di muka bumi
maka setan menghadap Tuhan
minta ijin mencobai manusia
dengan corona yang tak tampak
manusia dibuat kelabakan
para dokter tak berdaya
presiden dibuat tak mampu
raja raja jadi odp dan pdp
ekonomi jadi kacau balau
munculah banyak pembohong
bilang tahu kapan corona berakhir
bilang tahu obat anti corona
tapi semua nihil tak berhasil
penguasa minta sekolah ditutup
minta manusia tinggal dirumah
minta ibadah di rumah saja
bumi sepi corona tetap merebak
maka masih adakah iman
maka masih adalah takwa
masih adakah masih adakah
semua lenyap tanpa bekas
sampai keadilan terwujud
sampai kesetiaan bertahta
sampai kerendahan hati tiba
sampai corona kembali ke asalnya.
Ya. meminjam kisah nabi Ayub, maka saya berpendapat bahwa corona adalah buatan setan untuk mencobai manusia di bumi. Dan Tuhan mengijinkan setan mencobai manusia untuk melihat masih adakah keimanan manusia di bumi.
Terjebak
Terasa hari sangat panjang
Keriput semakin jelas tampak
Naik ke permukaan kulit
Kuingin berlari dan berlari saja
Matahari tak juga mau terbenam
Hati semakin resah
Korban corona semakin banyak
Kapan semua akan berlalu
Waktu seolah berhenti
Tak ada kehidupan di desa ini
Hari hari berlalu percuma
Tak ada kerja tak ada semangat
Ada apa gerangan di bumi
Seumur umur baru kali ini
Aku mengalami kejadian
Yang mendadak merubah kehidupan
Tampaknya tak perlu lagi
Segala kemewahan dunia
Semua sudah berakhir disini
Di tanah yang tak aku kenal ini
Namun aku masih mau bertahan
Menunda waktu untuk terbenam
Menunda segala harap
Sampai ada kepastian corona pergi
Tapi aku tak mau lagi menunggu
Karena aku menyadari kini
Ada Tuhan disana yang peduli
Yang mencintai kita dengan tulus.
Salam .. btc
Minggu, 12 April 2009
MISI
Misi menjelaskan tentang apa
yang dilakukan oleh kita
atau bisnis yang kita jalankan
dan ini adalah wajib hukumnya.
Misi senantiasa mengedepankan upaya
untuk mencapai tujuan perusahaan
Berisi kata sifat yang menggambarkan
keadaan yang sedang kita kerjakan
Misal: menyelenggarakan pendidikan tinggi
manajemen di kota Semarang.
Misi dan taktik adalah sebuah PLAN
menuju suatu kinerja pribadi
atau perusahaan yang lebih baik.
DO diperlukan untuk mendorng terciptanya misi
melalui kesetiaan dan kecintaan dalam kehidupan sehari-hari.
CHECK atas suatu misi dilakukan dengan cara amalan
dan rasa suka cita yang terbit atas keberhasilan suatu misi.
ACTION terwujud bila kondisi ekonomi suatu masyarakat
membaik dan menuju kesempurnaan yang nyata.
Perencanaan strategi perusahaan
dimulai dengan mengkaji permasdalahan internal
dan eksternal perusahaan.
Perusahaan adalah merupakan gabungan
dari beberapa unit bisnis strategis
yang masing-masing memiliki keunikan.
Dari kekuatan internal dan eksternal
direncanakan kriteria bisnis tertentu sesuai
dengan kondisi tingkat pengembalian investasi
bisnis tersebut dan pangsa pasarnya.
Perencanaan perusahaan
yang baik perlu mempertimbangkan pula
pengembangan produk,
baik di pasar lama maupun pasar baru.
Rencana pengembangan produk disertai pula
dengan rencana pengembangan pasar,
baik pada produk lama maupun produk baru.
Pengerjaan atas pengembangan bisnis
dilakukan dengan mengadakan
berbagai uji kelayakan dan uji pasar.
Pengembangan perusahaan
melalui pengembangan bisnis andalan
dilakukan dengan semangat keterbukaan,
kebersamaan, dan kesinambungan.
Salah satu cara yang baik
adalah dengan melakukan uji tolok duga
atau benchamarking dengan mitra bisnis
pada perusahaan lain yang memiliki bisnis
yang lebih baik kinerjanya.
Benchmarking dilakukan secara terbuka
dan face to face sehingga dicapai kesepakatan kedua belah pihak
yang sama-sama menguntungkan.
Benchmarking didasarkan pada hasil
yang saling menguntungkan,
di mana masing-masing pihak memiliki daya tarik
dan keunggulan.
Pasar dan konsumen juga diuntungkan
karena benchmarking tersebut
akan mengurangi biaya transaksi perusahaan
dan pada gilirannya mengurangi harga jual produk.
Check terhadap hasil uji pasar dilakukan
dengan membandingkan hasil antara sebelum
dan sesudah melakukan pengambangan pasar
dan atau melakukan benchmarking.
CHECK juga dilakukan
dengan membandingkan antara produk sendiri
dengan produk pesaing. Diharapkan kedua produk
dan bisnis perusahaan
yang melakukan benchmarking
mengalami kemajuan yang berarti,
sehingga tercapai win-win solution.
Check harga dilakukan untuk menjaga
agar harga yang ditetaapakan bisa terjangkau
oleh target pasar tertentu.
Check produk dilakukan
untuk mencari alternatif terbaik
atas diferensiasi produk
yang dimaui oleh pasar.
Check pasar dilakukan
untuk mencari berbagai kemungkinan pasar
yang bisa dikembangkan di masa mendatang.
Check atas bauran promosi
dilakukan untuk mencari bauran promosi terbaik
yang paling efektif dan efisien.
Action pengembangan produk
pada pasar lama dengan produk baru
sehingga produk dapat dijual
dengan pangsa pasar maksimal.
Action pengembangan pasar
dilakukan pada produk lama di pasar baru,
sehingga produk tersebut dapat mencapai sasarannya
dan secara cepat dapat diserap oleh pasar baru.
Action penetrasi dilakukan
pada pasar lama dan produk lama,
di mana perusahaan sangat hati-hati melakukan penjualan
dan tidak secara buru-buru menarik dari peredaran.
Action diversifikasi dilakukan
untuk produk-produk baru yang dijual di pasar baru,
di mana perusahaan memperoleh manfaat
yang besar karena masih belum adanya
VISI
Visi adalah mimpi yang bisa direalisir
dan menjadi kewajiban bagi kita
untuk mewujudkannya
Karena itu visi adalah cita-cita
yang hendak dan harus dcapai
Dimulai dengan kata untuk menjadi
Sesuatu yang lebih besar dan lebih berguna
Visi harus spesifik dan fokus
Misalnya, menjadi pemimpin pasar
di bidang pendidikan tinggi berwawasan global.
Visi bersama dengan strategi adalah sebuah PLAN
yang memerlukan DO berupa adil
dan iman dalam mewijudkannya.
Tanpa keadilan dan keimanan yang kuat,
maka sebuah visi akan tidak memiliki makna.
CHECK diperlukan untuk sebuah visi yang baik,
berupa pertaubatan dan rasa syukur
atas terselenggaranya visi yang membawa berkah.
ACTION atas sebuah visi selanjutnya memerlukan pendidikan
yang berkelanjutan dan keharmonisan dalam keluarga,
masuarakat dan bangsa.
Perencanaan strategis dimulai
dari analisis lingkungan internal dan eksternal bisnis.
melalui proses yang bersahabat dengan lingkungan.
Melakukan strategi keuangan
terhadap kelangsungan bisnis.
Dalam menentukan kontrol ini,
PETA SSQ SEMPURNA
Pembaca yang budiman,
Peta SSQ merupakan petunjuk
Menuju kesempurnaan hidup
Yang digambarkan dalam bentuk
Empat Kuadran sama sisi
yaitu kuadran pertama di kiri atas
berisikan kata PLAN
dengan kata 6 Kunci
yaitu VISI, MISI, TUJUAN
yang merupakan KEWAJIBAN
dan STRATEGI, TAKTIK, dan USAHA
yang merupakan HAK.
Kuadran Kedua di kiri bawah
bertuliskan kata DO
dengan 6 KATA KUNCI
yaitu ADIL, SETIA, RENDAH HATI
yang merupakan KEWAJIBAN
dan IMAN, CINTA, dan HARAPAN
yang merupakan HAK.
Sedangkan pada Kuadran Ketiga
yang terletak di kanan bawah
berisi tentang CHECK
dengan 6 KATA KUNCI
yaitu TAUBAT, AMAL, DOA
yang merupakan KEWAJIBAN
dan SYUKUR, SUKA CITA, dan BEKAH
yang merupakan HAK.
Adapun Kuadran Keempat
yang terletak di kanan atas, berisikan
kata kunci PENDIDIKAN, EKONOMI, HUKUM
sebagai KEWAJIBAN
dan KELUARGA, MASYARAKAT, dan BANGSA
sebagai HAK mencapai KESEMPURNAAN..
Lihatlah secara garis besar,
maka peta ini dibagi ke dalam
bagian Atas dan Bawah,
di mana pada bagian Atas garis horizontal
adalah merupakan Aspek Strategik
dalam hidup dan kehidupan di dunia
Strategi adalah proses mencapai tujuan
dengan memahami kondisi Internal dan Eksternal
melalui penetapan VISI, MISI, TUJUAN,
Strategi Taktik dan Usaha.
Bagian bawah garis horizontal
merupakan Aspek Spiritual,
di mana Spiritual adalah Aspek
yang berkaitan dengan ruhani
yang ada di dalam alam bawah sadar kita
yang bersifat individual
namun mampu dikembangkan
secara ekspansionis ke luar.
Garis tengah atau hoeizontal
yang melintang tepat di tengah peta
adalah merupakan garis pembanding/quotiemt.
Quotient adalah sebuah nilai atau angka
atau bilangan yang dihasilkan dari suatu pembagian
Oleh karena itu Strategic spiritual qiotient
adalah nilai ruhani strategis seseorang
yang diperoleh dari hasil pembagian
antara kondisi strategik duniawi
dengan kondisi spiritual akherati.
Scoring didasarkan pada nilai ordinal
yang bersifat relatif namun dapat diperbandingkan,
meliputi tinggi, sedang, dan rendah.
Nilai tinggi dipoeroleh jika kita menguasai
9-12 kata kunci bagian atas atau bawah
Nilai sedang diperoleh bila kita memiliki
5-8 kata kunci bagian atas atau bawah
Dan nilai rendah diperoleh bila kita menguasai
1-4 kata kunci bagian atas atau bawah.
Quadrant adalah kotak
yang berisi kata kunci
atau penjelasan terhadap variabel
atau faktor yang dianalisis.
Terdapat 4 Quadrant penjelas dalam SSQ,
yaitu quadrant kiri atas, kiri bawah,
kanan bawah, dan kanan atas.
SSQ merupakan metoda pengembangan diri
dan bisnis yang mengacu pada kemampuan
mengelola otak atas dan otak bawah sadar
dengan mengedepankan perasaan positif
di atas pemikiran positif.
Perasaan positif dikendalikan
oleh otak bawah sadar yang memiliki bobot 88 persen
dan pemikiran positif yang dikendalikan
oleh otak atas yang memiliki bonot 12 persen
SSQ diberikan melalui pelatihan
manajemen berbasis hukum kesempurnaan
karena merupakan produk dari suatu magnet pribadi
yang dikembangkan untuk menarik peluang bisnis
dan pengembangan diri masa depan.
Disarankan kepada peserta pelatihan
untuk melakukan pelatihan secara teratur
untuk lebih memahami bekerjanya SSQ ini
pada diri pribadi
atau unit bisnis strategis yang ditekuni
atau yang akan dikembangkan.
Selanjutnya SSQ ini akan dikembangkan
lebih lanjut untuk segmen pasar anak-anak dan remaja,
pelaku bisnis, dan para akademisi yang berminat
mengembangkan metoda ini lebih lanjut.
Terutama dalam mengembangkan
fungsi operasional MSDM yang meliputi:
Pengadaan SDM, yaitu bertujuan untuk menentukan dan
memenuhi kebutuhan SDM, baik secara kuantitatif
maupun kualitatif, meliputi:
Perencanaan SDM, yakni untuk menentukan kebutuhan
SDM, baik secara kuantitatif maupun kualitatif,
serta cara memenuhi kebutuhan SDM itu.
Penarikan calon SDM, yakni usaha menarik
sebanyak mungkin calon yang memenuhi persyaratan
yang dibutuhkan dari sumber yang tersedia.
Seleksi yang adil, yakni proses pemilihan SDM dari sejumlah calon
yang dapat dikumpulkan melalui proses penarikan calon.
Penempatan, yakni penempatan SDM yang terpilih pada
jabatan yang ditentukan berdasar tingkat kesetiaan..
Pembekalan, yakni untuk memberikan pemahaman
kepada tk terpilih tentang deskripsi jabatan, kondisi kerja,
dan peraturan organisasi.
. Pengembangan SDM, yaitu bertujuan untuk
meningkatkan dan mengembangkan kemampuan SDM
yang telah dimiliki sifat rendah hati, meliputi:
Pelatihan dan pengembangan, yakni mengikutsertakan
dalam program pelatihan dan pengembangan
untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan SDM.
Pengembangan karir, yakni pengembangan karir, baik
dalam bentuk kenaikan pangkat maupun mutasi jabatan.
. Pemeliharaan kesetiaan SDM, yaitu bertujuan untuk memelihara
keutuhan SDM yang dimiliki sehingga tumbuh loyalitak
SDM pada organisasi, meliputi:
Kompensasi jabatan, yakni balas jasa yang adil atau kompensasi
atas prestasi sdm.
Integrasi kesetiaan, yakni usaha menciptakan persamaan
kepentingan antara SDM dengan organisasi,
yang menyangkut motivasi, kepemimpinan, komunikasi,
konflik dan konseling.
Hubungan perburuhan yang adil dan bermartabat,
yakni mengenai perjanjian kerja,
perjanjian perburuhan, KKB, sampai dengan
penyelesaian perselisihan perburuhan.
PHK, yakni dengan cara yang baik dan seimbang
agar diterima masyarakat.
Desain kerja yang adil, yaitu suatu rancangan kegiatan
yang terdapat dalam suatu pekerjaan/jabatan tertentu.
Job design dirancang dengan melihat kemampuan
orangnya, dan yang tahu atasannya/pihak manajemen
dengan melihat bawahannya.
Job design oleh atasan berdasarkan analisis kerja.