Nama : *NUR MUBIN*
NIM : *201920017*
Kelas : *19 Reguler B*
*Strategi Pemasaran Pendidikan*
Salah satu tujuan dari negara republik indonesia yang tertuang dalam UUD 1945 adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Oleh karena itu setiap warga negara Indonesia tanpa memandang status sosial, ras, etnis dan agama, berhak untuk memperoleh dan mendapatkan pelayanan pendidikan yang berkualitas. Dengan demikian pengadaan dan pelaksanaan pendidikan adalah sebuah kewajiban yang harus dilaksanakan dan sepenuhnya menjadi tanggung jawab negara kepada seluruh warga negara melalui instansi pemerintah yang terkait didalam bidang pendidikan. Akan tetapi Karena terbatasnya sumber daya manusia dan anggaran dari pemerintah dalam pelaksanaan nya seiring dengan berjalannya waktu dan melihat akan pentingnya kebutuhan dalam mengisi pembangunan pelaksanaan pendidikan tidak sepenuhnya tergantung kepada pemerintah dan mulai dilaksanakan oleh pihak swasta sebagai pelaksana pengadaan pendidikan bagi masyarakat.
Berbeda dengan produk barang yang terlihat secara fisik, maka jasa pelayanan pedidikan tidak bisa disimpan. Jasa pelayanan pendidikan dibuat dan dikonsumsi secara bersama. Dampaknya adalah terjadi pada sistem pemasaran, terutaman pada sisi permintaan. Jika permintaan cenderung stabil maka akan memudahkan penyedia jasa pendidikan untuk melakukan persiapan, baik dari sarana dan prasarana maupun peralatan teknologi pendidikan lainnya. Tetapi, jika permintaan fluktuatif, lebih sulit bagi penyedia jasa pendidikan untuk melakukan straregi pemasaran. Jasa pendidikan tidak bisa dilihat dan dirasakan oleh konsumen secara langsung sebelum masyarakat atau konsumen membeli atau mendapatkan penyedia jasa pendidikan secara langsung. Konsumen juga tidak dapat memprediksi apa hasil yang akan diperoleh dengan mengonsumsi jasa pendidikan tersebut, kecuali setelah membelinya.
Maka tujuan utama dalam proses pemasaran layanan jasa pendidikan adalah untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan secara berkelanjutan, terpadu dan berkesinambungan. Upaya peningkatan mutu pendidikan yang dimaksudkan tidak bisa dilaksanakan secara sekaligus, akan tetapi output pemasaran yang dituju adalah berdasarkan peningkatan mutu pada setiap komponen dan pelaksanaan pendidikan. Penggunaan istilah pemasaran saat ini sudah sangat berkembang di semua sektor kegiatan usaha. Sehingga dalam hal ini pemasaran pendidikan dapat diartikan sebagai bagaimana memberikan kepuasan kepada masyarakat atau konsumen yang membeli sekaligus menikmati fasilitas, layanan dan kualitas pendidikan dengan memakai dasar pemikiran yang sederhana.
*Konsep Dasar Pemasaran Pendidikan*
Seiring dengan pentingnya kebutuhan akan pendidikan bagi masyarakat generasi muda pada saat ini persaingan dalam menyediakan kebutuhan dan layanan pendidikan tidak dapat terelakkan lagi dan semakin meningkat. Tentunya hal ini menjadikan persaingan yang semakin ketat diantara para pihak pihak yang terlibat secara langsung dalam dunia pendidikan. Sehingga peningkatan kualitas pelayanan melalui menjadi sangat penting bagi lembaga lembaga penyedia layanan pendidikan untuk memasarkan produk layanannya dalam dunia pendidikan. Ketika lembaga – lembaga yang menyediakan layanan pendidikan tersebut tidak mampu memasarkan dan memberikan pelayanan dalam meningkatkan kualitas layan pendidikan kepada masyarakat konsumen maka akan banyak lembaga pendidikan yang pasti akan ditinggalkan oleh pelanggannya. Sehingga mereka akan kehilangan pelanggan dan tidak mampu lagi bersaing sebagai lembaga atau organisasi yang menyediakan layanan pendiikan.
Pendidikan adalah sebuah proses yang dilakukan untuk melakukan perubahan pada pola pikir untuk meningkatkan pengetahuan, skill kemampuan, etika norma dan tata krama pada generasi muda atau generas berkembang yang menjadi harapan bangsa. Dalam hal ini lembaga pendidikan sebagai tempat penyedia layanan pendidikan adalah sekolah. Sekolah merupakan salah satu kelembagaan satuan penyedia layanan pendidikan. Ketika membicarakan sistem pendidikan tidak cukup hanya membahas sistem persekolahan, sehingga untuk membicarakan pemasaran pendidikan pun sesungguhnya tidak cukup hanya dengan membahas terbatas pada pemasaran persekolahan. Karena paradigma pendidikan yang begitu universal tidak hanya dipandang secara terbatas pada sistem persekolahan. Oleh karena itu, pendidikan yang dapat laku dipasarkan yang bisa diterima masyarakat konsumen atau pelanggan layanan pendidikan ialah pendidikan yang :
1. Ada produk sebagai hasil komuditas
2. Produknya memiliki standar, spesifikasi dan kemasan
3. Memiliki sasaran yang jelas
4. Memiliki jaringan dan media
5. Memiliki tenaga pemasaran.
*Penerapan Pemasaran Pendidikan*
Pemasaran pendidikan mempunyai 7 elemen pokok, yaitu :
1. Product
merupakan hal yang paling mendasar yang akan menjadi pertimbangan preferensi pilihan bagi customer, merupakan segala sesuatu yang dapat ditawarkan kepada customer yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dan keinginannya.
2. Price
merupakan elemen yang berjalan sejajar dengan mutu produk, dimana apabila mutu produk baik, maka calon siswa berani membayar lebih tinggi apabila dirasa dalam batas kejangkauan pelanggan pendidikan.
3. Place
adalah letak lokasi sekolah mempunyai peran yang sangat penting, karena lingkungan dimana jasa disampaikan merupakan bagian dari nilai dan manfaat jasa yang dipersepsikan cukup berperan sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan pilihan.
4. Promotion
merupakan suatu bentuk komunikasi pemasaran yaitu aktivitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi/membujuk, atau mengingaatkan pasar sasaran atas lembaga dan produknya agar bersedia menerima, membeli dan loyal pada produk yang di tawarkan oleh lembaga tersebut.
5. People
ini menyangkut peran pemimpin dan civitas akademika dalam meningkatkan citra lembaga, dalam arti semakin berkualitas unsur pemimpin dan civitas akademika dalam melakukan pelayanan pendidikan maka akan meningkat jumlah pelanggan.
6. Physical evidence
merupakan sarana dan prasarana yang mendukung proses penyampaian jasa pendidikan sehingga akan membantu tercapainya janji lembaga kepada pelanggannya.
7. Process
ini adalah penyampaaian jasa pendidikan merupakan inti dari seluruh pendidikan, kualitas dari seluruh elemen yang menunjang proses pendidikan menjadi hal yang sangat penting untuk menentukan keberhasilan proses pembelajaran.
*Langkah-Langkah Strategis Pemasaran Pendidikan*
Di dalam pemasaran pendidikan terdapat beberapa langkah strategis, yaitu :
1. Identifikasi pasar, yaitu sebuah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui kondisi dan ekspektasi pasar termasuk atribut-atribut pendidikan yang menjadi kepentingan konsumen pendidikan.
2. Segmentasi pasar dan positioning, yaitu membagi pasar menjadi kelompok pembeli yang dibedakan berdasarkan kebutuhan, karaktristik, atau tingkah laku yang mungkin membutuhkan produk yang berbeda. Sedangkan positioning adalah karakteristik dan pembedaan produk yang nyata yang memudahkan konsumen untuk membedakan produk jasa antara satu lembaga dengan lembaga lainnya.
3. Diferensiasi produk, melakukan diferensiasi merupakan cara yang efektif dalam mencari perhatian pasar. Strategi ini adalah strategi yang memberikan penawaran yang berbeda dibandingkan penawaran yang diberikan oleh kompetitor.
4. Komunikasi pemasaran, yaitu publikasi prestasi oleh media independen, seperti berita dalam media massa.
5. Pelayanan sekolah, hal ini terlihat sebagai apa yang diharapka konsumen. Kesenjangan yang sering terjadi adalah adanya perbedaan persepsi kualitas dan atribut jasa pendidikan. Berdasarkan hasil penelitian terhadap organisasi jasa, termasuk sekolah terdapat beberapa ciri organisasi jasa yang baik, yaitu memiliki :
a. Konsep strategis yang memiliki fokus pada konsumen.
b. Komitmen kualitas dari manajemen puncak.
c. Penetapan standar yang tinggi.
d. Sistem untuk memonitor kinerja jasa.
e. Sistem untuk memuaskan keluhan pelanggan.
f. Memuaskan karyawan sama engan pelanggan.
*Terdapat lima langkah dalam rangka mencapai ciri-ciri di atas, yaitu :*
1. Keandalan merupakan kemampuan untuk melaksanakan jasa yang dijanjikan dengan tepat dan terpercaya.
2. Responsif merupakan kemampuan untuk membantu pelanggan dan memberikan jasa dengan cepat.
3. Keyakinan merupakan pengetahuan dan kompetensi guru dan kemampuan mereka untuk menimbulkan kepercayaan dan keyakinan.
4. Empati merupakan syarat untuk peduli, memberi perhatian pribadi bagi pelanggan.
5. Berujud merupakan penampilan fasilitas fisik, peralatan, personil dan media komunikasi.
Jumat, 15 Mei 2020
Rabu, 13 Mei 2020
SOLUSI MARKETING DI MASA CORONA
SOLUSI MARKETING DI MASA CORONA
Praktis terdapat perubahan yang mendasar dalam tata kelola marketing di masa corona. Yang pasti terjadi adalah marketing di masa corona ini dilakukan di rumah. Direncanakan di rumah. Dikerjakan di rumah. Diawasi di rumah. Dilaksanakan di rumah.
Saya menemukan ruh perubahan marketing ini dalam 6 pokok solusi marketing sebagai berikut:
1. Marketing Keadilan
Masa corona membawa dampak keadilan bisa dilihat dari korban corona tidak memandang suku, agama, ras, dan antar golongan. Baik kaya maupun miskin, pandai atau bodoh, semuanya bisa terpapar corona.
Maka marketing berkeadian dapat diterapkan melalui media sosial dengan berazaskan keadilan untuk melayani semua segmen masyarakat tanpa memamdang dari mana segmen konsumen pasar berasal.
2. Marketing kesetiaan
Corona pada umumnya memyasar pada semua golongan masyarakat. Namun yang mampu bertahan hidup dari corona adalah mereka yang setia tinggal di rumah, setia cuci tangan dengan sabun, setia menjaga jarak, dan setia untuk tidak berkerumun.
Maka marketing kesetiaan pada masa corona adalah memasarkan produk dan atau jasa dengan fokus kepada konsumen yang setia. Artinya strategi pemasaran dilakukan dengan pengembangan pasar terfokus pada pelanggan setia.
3. Marketing Kerendahan Hati
Masa corona membawa semua pemerintahan dunia dibuat tidak berdaya. Bahkan Amerika Serikat pun menjadi korban corona dengan jumlah korban tertinggi dibanding negara lainnya. Tidak ada lagi kesombongan.
Maka marketing di masa corona harus mempu merubah karakter sombong menjadi karakter rendah hati dalam memasarkan produk atau jasa. Antara lain dengan melakukan alih fungsi pemasaran produk atau jasa yang kini menjadi trend pasar, seperti beralih ke pemasaran alat kesehatan.
4. Marketing Beriman
Masa corona adalah suatu masa dimana manusia percaya adanya virus berbahaya yang menyebar secara cepat dan mematikan. Kemampuan corona membuat manusia percaya ini sungguh mengagumkan.
Marketing beriman adalah sebuah strategi pengembangan produk yang menanamkan kepercayaan konsumen terhadap produk atau jasa yang dipasarkan. Antara lain dengan penyampaian tepat produk, tepat waktu, dan tanpa keluhan pelanggan.
5. Marketing Cinta
Masa corona adalah suatu masa dimana manusia kembali ke rumah. Bekerja dan belajar di rumah bersama dengan keluarga yang dicintai. Karena itu suasana cinta harus semakin dipelihara dalam jangka panjang.
Marketing cinta adalah melaksanakan strategi pengembangan pasar keluarga yang memiliki kebesamaan dalam memgkomsumsi produk yang ditawarkan. Fokus pada segmentasi pasar keluarga ini ke depan perlu dikembangkan.
6. Marketing Pengharapan
Masa corona adalah suatu masa dimana manusia mengharapkan penyebaran wabah segera berakhir. Keadaan diharapkan menjadi normal seperti sebelum wabah merebak ke segenap penjuru dunia.
Marketing pengharapan adalah strategi marketing yang membawa perubahan ke arah yang lebih baik kepada konsumen. Pemasar harus memberikan janji yang lebih baik dan lebih memberikan harapan baru kepada konsumen.
Demikian enam solusi marketing dimasa corona yang perlu diantisipasi sejak sekarang untuk menghdapi bebagai skenario di masa mendatang yang dekat ini.
Bambang Tri Cahyono
bambangcahyono@gmail.com
Praktis terdapat perubahan yang mendasar dalam tata kelola marketing di masa corona. Yang pasti terjadi adalah marketing di masa corona ini dilakukan di rumah. Direncanakan di rumah. Dikerjakan di rumah. Diawasi di rumah. Dilaksanakan di rumah.
Saya menemukan ruh perubahan marketing ini dalam 6 pokok solusi marketing sebagai berikut:
1. Marketing Keadilan
Masa corona membawa dampak keadilan bisa dilihat dari korban corona tidak memandang suku, agama, ras, dan antar golongan. Baik kaya maupun miskin, pandai atau bodoh, semuanya bisa terpapar corona.
Maka marketing berkeadian dapat diterapkan melalui media sosial dengan berazaskan keadilan untuk melayani semua segmen masyarakat tanpa memamdang dari mana segmen konsumen pasar berasal.
2. Marketing kesetiaan
Corona pada umumnya memyasar pada semua golongan masyarakat. Namun yang mampu bertahan hidup dari corona adalah mereka yang setia tinggal di rumah, setia cuci tangan dengan sabun, setia menjaga jarak, dan setia untuk tidak berkerumun.
Maka marketing kesetiaan pada masa corona adalah memasarkan produk dan atau jasa dengan fokus kepada konsumen yang setia. Artinya strategi pemasaran dilakukan dengan pengembangan pasar terfokus pada pelanggan setia.
3. Marketing Kerendahan Hati
Masa corona membawa semua pemerintahan dunia dibuat tidak berdaya. Bahkan Amerika Serikat pun menjadi korban corona dengan jumlah korban tertinggi dibanding negara lainnya. Tidak ada lagi kesombongan.
Maka marketing di masa corona harus mempu merubah karakter sombong menjadi karakter rendah hati dalam memasarkan produk atau jasa. Antara lain dengan melakukan alih fungsi pemasaran produk atau jasa yang kini menjadi trend pasar, seperti beralih ke pemasaran alat kesehatan.
4. Marketing Beriman
Masa corona adalah suatu masa dimana manusia percaya adanya virus berbahaya yang menyebar secara cepat dan mematikan. Kemampuan corona membuat manusia percaya ini sungguh mengagumkan.
Marketing beriman adalah sebuah strategi pengembangan produk yang menanamkan kepercayaan konsumen terhadap produk atau jasa yang dipasarkan. Antara lain dengan penyampaian tepat produk, tepat waktu, dan tanpa keluhan pelanggan.
5. Marketing Cinta
Masa corona adalah suatu masa dimana manusia kembali ke rumah. Bekerja dan belajar di rumah bersama dengan keluarga yang dicintai. Karena itu suasana cinta harus semakin dipelihara dalam jangka panjang.
Marketing cinta adalah melaksanakan strategi pengembangan pasar keluarga yang memiliki kebesamaan dalam memgkomsumsi produk yang ditawarkan. Fokus pada segmentasi pasar keluarga ini ke depan perlu dikembangkan.
6. Marketing Pengharapan
Masa corona adalah suatu masa dimana manusia mengharapkan penyebaran wabah segera berakhir. Keadaan diharapkan menjadi normal seperti sebelum wabah merebak ke segenap penjuru dunia.
Marketing pengharapan adalah strategi marketing yang membawa perubahan ke arah yang lebih baik kepada konsumen. Pemasar harus memberikan janji yang lebih baik dan lebih memberikan harapan baru kepada konsumen.
Demikian enam solusi marketing dimasa corona yang perlu diantisipasi sejak sekarang untuk menghdapi bebagai skenario di masa mendatang yang dekat ini.
Bambang Tri Cahyono
bambangcahyono@gmail.com
Senin, 04 Mei 2020
CERITA BERSAMA SMAJIRO (5)
Hari ini 2 mei adalah hari pendidikan nasional atau hari guru .. hari yang dimuliakan karena guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa .. panutan kita semua ketika masih sekolah dulu .. meskipun kita suka ngeledekin guru kita.
Jadi ingat guru pkk kita yang cantik .. namanya bu nur .. dibulli habis habisan oleh teman teman .. ahkhrnya marah marah dan berlagak galak sekali .. bukannya kita takut .. eh malah semakin gencar kita menggojlok beliau.
Ingat pula pak bandi guru olah raga kita. orangnya tinggi besar dan hitam. kalau yang ini kita ga berani nakal .. jadi anak manis .. tunduk dan patuh pada semua perintahnya. mananya juga anak manis.
Beliau adalah juga wali kelasku di kelas I-7 yang leraknya di lantai dua pojok kanan sekolah. Hubunganku dengan beliau sangat erat .. maklum saya adalah ketua kelasnya.
Kami suka berdiskusi tentang masalah kelas dan sekolah. Masalah gerak jalan hari sumpah pemuda .. dan terutama tentang majalah sekokah .. yang aku bikin bersama kangmas dewo dan mbakyu kis martini.
Pernah sehabis olahraga di aula besar .. kami semua ganti pakaian. ada banyak yang buang air kecil di wc kamar ganti pakaian yang jumlahnya terbatas. ada toilet yang lama diisi orang didalam. lama sekali sehingga aku gedor keras keras.
Aku teriak keras .. supaya yang didalam wc cepat keluar .. tapi ga mau juga keluar. maka aku maki maki dia .. supaya gantian masuk .. apalagi aku sudah kebelet bingitz .. akhirnya penghuni wc pun keluar .. pelan pelan menampakkan wajahnya .. dan ternyata beliau adalah .. pak pandi.
Selamat harpenas .. btc
Hari ini 2 mei adalah hari pendidikan nasional atau hari guru .. hari yang dimuliakan karena guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa .. panutan kita semua ketika masih sekolah dulu .. meskipun kita suka ngeledekin guru kita.
Jadi ingat guru pkk kita yang cantik .. namanya bu nur .. dibulli habis habisan oleh teman teman .. ahkhrnya marah marah dan berlagak galak sekali .. bukannya kita takut .. eh malah semakin gencar kita menggojlok beliau.
Ingat pula pak bandi guru olah raga kita. orangnya tinggi besar dan hitam. kalau yang ini kita ga berani nakal .. jadi anak manis .. tunduk dan patuh pada semua perintahnya. mananya juga anak manis.
Beliau adalah juga wali kelasku di kelas I-7 yang leraknya di lantai dua pojok kanan sekolah. Hubunganku dengan beliau sangat erat .. maklum saya adalah ketua kelasnya.
Kami suka berdiskusi tentang masalah kelas dan sekolah. Masalah gerak jalan hari sumpah pemuda .. dan terutama tentang majalah sekokah .. yang aku bikin bersama kangmas dewo dan mbakyu kis martini.
Pernah sehabis olahraga di aula besar .. kami semua ganti pakaian. ada banyak yang buang air kecil di wc kamar ganti pakaian yang jumlahnya terbatas. ada toilet yang lama diisi orang didalam. lama sekali sehingga aku gedor keras keras.
Aku teriak keras .. supaya yang didalam wc cepat keluar .. tapi ga mau juga keluar. maka aku maki maki dia .. supaya gantian masuk .. apalagi aku sudah kebelet bingitz .. akhirnya penghuni wc pun keluar .. pelan pelan menampakkan wajahnya .. dan ternyata beliau adalah .. pak pandi.
Selamat harpenas .. btc
CERITA BERSAMA SMAJIRO (4)
Sepertinya baru kemarin mulai puasa .. tahu tahu sudah satu minggu lebh. tak terasakan lapar dan haus .. tahu tahu sudah berbuka .. lalu kembali puasa lagi .. dan lebaran sudah selangkah lagi.
Kalau tak dirasakan .. memang waktu cepat berlalu .. apalagi kalau saat ini aku harus menyelesaikan disertasi .. tahu tahu kuliah di manila sudah jalan satu setengah tahun .. tinggal nulis disertasi dan selesailah kuliah .. nambah lagi embel embel doktor.
Ketika smajiro dulu .. aku paling suka pelajaran ekonomi dan koperasi .. pakai bukunya prof hartowo dari undip .. gurunya kalau tak salah bu kartinem .. rumahnya di belakang smajiro .. beliau baik sekali.
Ya karena aku dapat nilai sembilan untuk mapel beliau .. ini yang membuat aku akhirnya lanjut ke fakultas ekonomi .. tapi kesenangan di bidang sosial dihambat oleh bokap .. katanya anak laki harus ambil paspal.
Jadi setiap pilihan pasti punya kendala .. dan biasanya setiap kali punya keinginan .. pasti tak sampai kalau dikejar .. tapi kalau tak dikejar .. pilihan akan menangkap kita .. seperti judul film aja .. kejarlah daku kau kutangkap.
Itu juga seperti jodoh .. semakin dikejar semakin sulit didapat .. maka menjadi pasif jauh lebih baik daripada aktif .. seperti penghasilan .. punya pasive income jauh lebih nyaman daripada active income.
Contohnya jadi karyawan .. sudah ga punya waktu ga punya income .. atau jadi profesional .. banyak waktu tapi sedikit uang .. atau jadi pebisnis .. ada uang ga ada waktu. paling enak ya jadi investor .. punya waktu dan banyak uang .. bukan mengejar uang .. tapi dikejar uang.
Di masa corona ini uang jadi langka .. entah sembunyi dimana .. karena uang selalu mengikuti produksi .. tak ada produksi uang melayang. makanya yang paling pahit adalah pekerja dan buruh pabrik. kasihan mereka.
Lanjut .. btc
Sepertinya baru kemarin mulai puasa .. tahu tahu sudah satu minggu lebh. tak terasakan lapar dan haus .. tahu tahu sudah berbuka .. lalu kembali puasa lagi .. dan lebaran sudah selangkah lagi.
Kalau tak dirasakan .. memang waktu cepat berlalu .. apalagi kalau saat ini aku harus menyelesaikan disertasi .. tahu tahu kuliah di manila sudah jalan satu setengah tahun .. tinggal nulis disertasi dan selesailah kuliah .. nambah lagi embel embel doktor.
Ketika smajiro dulu .. aku paling suka pelajaran ekonomi dan koperasi .. pakai bukunya prof hartowo dari undip .. gurunya kalau tak salah bu kartinem .. rumahnya di belakang smajiro .. beliau baik sekali.
Ya karena aku dapat nilai sembilan untuk mapel beliau .. ini yang membuat aku akhirnya lanjut ke fakultas ekonomi .. tapi kesenangan di bidang sosial dihambat oleh bokap .. katanya anak laki harus ambil paspal.
Jadi setiap pilihan pasti punya kendala .. dan biasanya setiap kali punya keinginan .. pasti tak sampai kalau dikejar .. tapi kalau tak dikejar .. pilihan akan menangkap kita .. seperti judul film aja .. kejarlah daku kau kutangkap.
Itu juga seperti jodoh .. semakin dikejar semakin sulit didapat .. maka menjadi pasif jauh lebih baik daripada aktif .. seperti penghasilan .. punya pasive income jauh lebih nyaman daripada active income.
Contohnya jadi karyawan .. sudah ga punya waktu ga punya income .. atau jadi profesional .. banyak waktu tapi sedikit uang .. atau jadi pebisnis .. ada uang ga ada waktu. paling enak ya jadi investor .. punya waktu dan banyak uang .. bukan mengejar uang .. tapi dikejar uang.
Di masa corona ini uang jadi langka .. entah sembunyi dimana .. karena uang selalu mengikuti produksi .. tak ada produksi uang melayang. makanya yang paling pahit adalah pekerja dan buruh pabrik. kasihan mereka.
Lanjut .. btc
CERITA BERSAMA SMAJIRO 74 (3)
Ada kegelisahan saat ini .. ketika corona belum juga enyah dari bumi. ada semacam kekhawatiran kalau kalau wabah ini menyerangku .. maklum usia sudah 65 .. rentan terkena virus ..
Beda ketika masih usia 17 tahun .. masih kelas 2 pa 1 di smajiro .. masih kuat kuat nya .. kata orang. tapi juga lagi nakal nakalnya .. kata bapak saya. maklum waktu itu raporku kebakaran .. bapakku marah besar.
Ya memang jaman itu aku paling bosan sekolah .. bosan belajar .. kalau ulangan hanya mengandalkan kangmas budi prayitno .. teman sebangku saya .. alias nyontek.. atau pasrah saja .. akibatnya rapotku kobongan.
Ketika itu aku punya kakak cewek sekelas diatas kita .. dia suka juga ngerumpi sama teman temannya .. kadang dirumahku .. kadang di rumah temannya .. gantian pokoknya. nakh kalau di tempat temannya .. maka akulah yang bagian antar jemput.
Suatu hari kakakku menyuruh aku nganter pulang temannya .. dari rumahku di sompok .. ke rumah mbak susi di dekat pasar dargo .. aku antar dia pakai kawasaki yang bunyi knalpotnya reng .. reng .. reng .
Namanya juga anak muda .. aku suka ngebut supaya cepat sampai rumahnya .. dan tugas cepat selesai .. tapi mbak susi ketakutan .. dipegangnya perutku erat erat.
Ini merupakan sensasi tersendiri .. yang susah terlupakan . ada ngeri ngeri sedapnya .. karena mbak susi gondelan terlalu kenceng .. ada terasa sentuhan dadanya ke punggungku .. ada rasa aneh meliputi .. rasa yang membuat hati berdebar .. ada benda padat yang mengeras pula di atas sedel motorku.
Mohon dilanjut ya .. btc
Ada kegelisahan saat ini .. ketika corona belum juga enyah dari bumi. ada semacam kekhawatiran kalau kalau wabah ini menyerangku .. maklum usia sudah 65 .. rentan terkena virus ..
Beda ketika masih usia 17 tahun .. masih kelas 2 pa 1 di smajiro .. masih kuat kuat nya .. kata orang. tapi juga lagi nakal nakalnya .. kata bapak saya. maklum waktu itu raporku kebakaran .. bapakku marah besar.
Ya memang jaman itu aku paling bosan sekolah .. bosan belajar .. kalau ulangan hanya mengandalkan kangmas budi prayitno .. teman sebangku saya .. alias nyontek.. atau pasrah saja .. akibatnya rapotku kobongan.
Ketika itu aku punya kakak cewek sekelas diatas kita .. dia suka juga ngerumpi sama teman temannya .. kadang dirumahku .. kadang di rumah temannya .. gantian pokoknya. nakh kalau di tempat temannya .. maka akulah yang bagian antar jemput.
Suatu hari kakakku menyuruh aku nganter pulang temannya .. dari rumahku di sompok .. ke rumah mbak susi di dekat pasar dargo .. aku antar dia pakai kawasaki yang bunyi knalpotnya reng .. reng .. reng .
Namanya juga anak muda .. aku suka ngebut supaya cepat sampai rumahnya .. dan tugas cepat selesai .. tapi mbak susi ketakutan .. dipegangnya perutku erat erat.
Ini merupakan sensasi tersendiri .. yang susah terlupakan . ada ngeri ngeri sedapnya .. karena mbak susi gondelan terlalu kenceng .. ada terasa sentuhan dadanya ke punggungku .. ada rasa aneh meliputi .. rasa yang membuat hati berdebar .. ada benda padat yang mengeras pula di atas sedel motorku.
Mohon dilanjut ya .. btc
CERITA BERSAMA SMAJIRO 74 (2)
Ada banyak kesamaan antara masa kini dan masa lalu kita .. masa sekarang saya adalah visi di masa mash di smajiro dulu .. mimpi yang menjadi kenyataan .. tapi ada banyak mimpi yang tidak menjadi nyata.
Di smajiro dulu aku bermimpi ingin jadi petani di desa .. karena itu aku belajar ekonomi pertanian .. dari s1 s2 sampai s3 .. kalau sekarang aku tinggal di desa mungkin ini karena negeri lagi terkunci .. tapi mungkin juga ini adalah mimpi masa lalu yang menjadi kenyataan masa sekarang.
Aku jadi ingat ketika smajiro dulu .. pak paryo menugaskan satu regu siswa untuk mengikuti kemping pemuda di boja .. bersama dengan duapuluh sma dan smk yang lain kami berangkat ke sebuah desa di boja sana.
Ya di sana oleh kadesnya kami diajak praktek bertani .. kami terjun ke sawah menanam padi pakai sistem larik .. katanya supaya hasilnya maksimal .. karena itu jarak antara satu tanaman dengan tanaman lainnya diatur sehingga membentuk larikan yang teratur.
Itu adalah pengalaman pertama dan terakhirku masuk ke lumpurnya sawah .. sekarang ketika aku sudah punya sawah .. terjun ke sawah tak boleh aku lakukan meskipun ingin sekali rasanya .. karena aku sekarang sudah tua .. kata istriku .. Biarlah terjun ke sawah dilakukan oleh yang muda saja katanya.
Ya ingat di boja dulu .. regu smajiro mengadakan kemping persahabatan dengan sekolah lainnya .. dari situ aku punya banyak teman .. ada yang dari stm dekat smajiro dan sekolah pekerja sosial yang letaknya di depan stm itu .. ada pula dari labschool di jalan pemuda dan stm pembangunan di simpang lima.
Di boja itu ada banyak kegiatan .. ada lomba voli dan sepak bola melawan pemuda desa sana .. di situ ada pabrik pengolahan karet .. didekatnya ada lapangan bola dan ada tempat untuk voli juga.
Seingatku aku jadi kiper .. kunaefi teman sekelasku dan sugeng adik kelas kita jadi penyerang .. di sepakbola kita kalah .. tapi di voli kami menang melawan buruh pabrik karet itu .. ada pula acara kesenian yang diadakan malam harinya.
Sehabis kemping kami masih menjalin hubungan antar teman .. ada yang terkena cinta lokasi juga .. maklum peserta kemping adalah cowok dan cewek .. lagi pula waktu itu kita masih muda .. masih gesit .. suka uji nyali juga.
Mungkin itu yang namanya ugal-ugalan .. yang dilakukan secara sembunyi sembunyi .. takut dimarahi ortu .. apalagi kalau ortu kita galak .. seperti bapak saya .. ga boleh pacaran kalau belum sarjana .. he3.
Mohon dilanjut ya .
Ada banyak kesamaan antara masa kini dan masa lalu kita .. masa sekarang saya adalah visi di masa mash di smajiro dulu .. mimpi yang menjadi kenyataan .. tapi ada banyak mimpi yang tidak menjadi nyata.
Di smajiro dulu aku bermimpi ingin jadi petani di desa .. karena itu aku belajar ekonomi pertanian .. dari s1 s2 sampai s3 .. kalau sekarang aku tinggal di desa mungkin ini karena negeri lagi terkunci .. tapi mungkin juga ini adalah mimpi masa lalu yang menjadi kenyataan masa sekarang.
Aku jadi ingat ketika smajiro dulu .. pak paryo menugaskan satu regu siswa untuk mengikuti kemping pemuda di boja .. bersama dengan duapuluh sma dan smk yang lain kami berangkat ke sebuah desa di boja sana.
Ya di sana oleh kadesnya kami diajak praktek bertani .. kami terjun ke sawah menanam padi pakai sistem larik .. katanya supaya hasilnya maksimal .. karena itu jarak antara satu tanaman dengan tanaman lainnya diatur sehingga membentuk larikan yang teratur.
Itu adalah pengalaman pertama dan terakhirku masuk ke lumpurnya sawah .. sekarang ketika aku sudah punya sawah .. terjun ke sawah tak boleh aku lakukan meskipun ingin sekali rasanya .. karena aku sekarang sudah tua .. kata istriku .. Biarlah terjun ke sawah dilakukan oleh yang muda saja katanya.
Ya ingat di boja dulu .. regu smajiro mengadakan kemping persahabatan dengan sekolah lainnya .. dari situ aku punya banyak teman .. ada yang dari stm dekat smajiro dan sekolah pekerja sosial yang letaknya di depan stm itu .. ada pula dari labschool di jalan pemuda dan stm pembangunan di simpang lima.
Di boja itu ada banyak kegiatan .. ada lomba voli dan sepak bola melawan pemuda desa sana .. di situ ada pabrik pengolahan karet .. didekatnya ada lapangan bola dan ada tempat untuk voli juga.
Seingatku aku jadi kiper .. kunaefi teman sekelasku dan sugeng adik kelas kita jadi penyerang .. di sepakbola kita kalah .. tapi di voli kami menang melawan buruh pabrik karet itu .. ada pula acara kesenian yang diadakan malam harinya.
Sehabis kemping kami masih menjalin hubungan antar teman .. ada yang terkena cinta lokasi juga .. maklum peserta kemping adalah cowok dan cewek .. lagi pula waktu itu kita masih muda .. masih gesit .. suka uji nyali juga.
Mungkin itu yang namanya ugal-ugalan .. yang dilakukan secara sembunyi sembunyi .. takut dimarahi ortu .. apalagi kalau ortu kita galak .. seperti bapak saya .. ga boleh pacaran kalau belum sarjana .. he3.
Mohon dilanjut ya .
Cerita Bersama Smajiro (1)
Ini cerber .. cerita bersama .. kita
Silakan share kisah anda di sini
Masa ujian negara telah selesai. ini akhir tahun 1974. masih ingatkah kawan .. suasana serba tak pasti antara lulus atau tidak.. antara ke itb atau ke gama .. antara menetap di semarang atau cabut dari sini .. dan masih banyak lagi pikiran mengawang kesana kemari.
Beruntung aku punya banyak kegiatan. bimbel disana sini .. belajar kelompok menjawab soal bimbingan tes skalu .. tapi juga masih banyak kegiatan pramuka dan olah raga karate inkai di sore hari.
Juga beruntung krisis identitas tak berlalu lama .. segera ada test masuk skalu di jogja .. dan aku akhirnya masuk di bulaksumur jogja .. kost di belakang bethesda .. beli speda jengki dari teman kost .. dan kuliah seperti teman lainnya.
Tapi cintaku di smajiro tak lekang oleh panas .. masih saja aku ingat dia .. yang nempel dihatiku.. dimana dia gerangan .. sedang apa dia .. membuat hatiku kacau .. selalu ingat dia.
Waktu berlalu .. aku mencuri waktu untuk pulang ke semarang .. mencari kabar tentang dia .. yang sudah lama tak berkirim berita .. maka aku bertanya kesana kemari .. mengapa sampai sepucuk suratpun tak dibalas.
Sampai ada berita dari temanku .. yang tetangga di sebelah rumah .. bahwa sidia sudah menikah .. meninggalkan aku sendirian .. berjalan lunglai .. akhirnya pulang ke jogja dengan tangan hampa.
Tapi pelan namun pasti aku dapat melupakan .. walau itu tak mudah .. aku fokuskan diriku untuk belajar .. aktif di pers mahasiswa .. melamar dan diterima jadi wartawan koran lokal ...
Banyak menulis di koran .. berarti ada penghasilan bertambah .. buat uang saku .. membayar kost .. dan sesekali mentraktir teman di sgpc .. sego pecel di samping gedung bulaksumur ..
Jadi ingat pak bejo .. penjual makanan warteg di parkiran belakang smajiro .. pernah aku mentrakir sidia .. makan nasi pindang .. rasanya enak sekali .. kami makan sambil tertawa .. tapi pulangnya aku tak lagi bisa tertawa .. uangku tak cukup untuk membayar makanan .. yang sudah terlanjur masuk ke perut ..
Tolong dilanjutkan ya ..
Ini cerber .. cerita bersama .. kita
Silakan share kisah anda di sini
Masa ujian negara telah selesai. ini akhir tahun 1974. masih ingatkah kawan .. suasana serba tak pasti antara lulus atau tidak.. antara ke itb atau ke gama .. antara menetap di semarang atau cabut dari sini .. dan masih banyak lagi pikiran mengawang kesana kemari.
Beruntung aku punya banyak kegiatan. bimbel disana sini .. belajar kelompok menjawab soal bimbingan tes skalu .. tapi juga masih banyak kegiatan pramuka dan olah raga karate inkai di sore hari.
Juga beruntung krisis identitas tak berlalu lama .. segera ada test masuk skalu di jogja .. dan aku akhirnya masuk di bulaksumur jogja .. kost di belakang bethesda .. beli speda jengki dari teman kost .. dan kuliah seperti teman lainnya.
Tapi cintaku di smajiro tak lekang oleh panas .. masih saja aku ingat dia .. yang nempel dihatiku.. dimana dia gerangan .. sedang apa dia .. membuat hatiku kacau .. selalu ingat dia.
Waktu berlalu .. aku mencuri waktu untuk pulang ke semarang .. mencari kabar tentang dia .. yang sudah lama tak berkirim berita .. maka aku bertanya kesana kemari .. mengapa sampai sepucuk suratpun tak dibalas.
Sampai ada berita dari temanku .. yang tetangga di sebelah rumah .. bahwa sidia sudah menikah .. meninggalkan aku sendirian .. berjalan lunglai .. akhirnya pulang ke jogja dengan tangan hampa.
Tapi pelan namun pasti aku dapat melupakan .. walau itu tak mudah .. aku fokuskan diriku untuk belajar .. aktif di pers mahasiswa .. melamar dan diterima jadi wartawan koran lokal ...
Banyak menulis di koran .. berarti ada penghasilan bertambah .. buat uang saku .. membayar kost .. dan sesekali mentraktir teman di sgpc .. sego pecel di samping gedung bulaksumur ..
Jadi ingat pak bejo .. penjual makanan warteg di parkiran belakang smajiro .. pernah aku mentrakir sidia .. makan nasi pindang .. rasanya enak sekali .. kami makan sambil tertawa .. tapi pulangnya aku tak lagi bisa tertawa .. uangku tak cukup untuk membayar makanan .. yang sudah terlanjur masuk ke perut ..
Tolong dilanjutkan ya ..
Langganan:
Postingan (Atom)